Berita

Azhari-H Qomarus Resmi Diusung Partai Golkar dan Hanura pada Pilkada OKI

Setelah mendapatkan restu dari Partai Golkar OKI, kini giliran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati OKI H Azhari Efendi-H Qomarus Zaman (AQOR) untuk ikut andil dalam pertarungan pilkada OKI, 27 Juni 2018 mendatang.

Kepastian Partai Hanura mengusung duet kedua kandidat tersebut mengacu pada surat keputusan (SK) DPP Partai Hanura dengan Nomor :SKEB/B/018/DPP-HANURA/X/2017 tertanggal 31 Oktober 2017 tentang persetujuan calon bupati dan wakil bupati.

SK DPP Partai Hanura tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Hanura, DR Oeman Sapta dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Sarifuddin Sudding, SH MH.

Partai Hanura memberikan persetujuan kepada calon bupati H Azhari Efendi dan H Qomarus Zaman sebagai calon bupati dan calon wakil bupati OKI.

Dengan telah dikeluarkannya SK tersebut, maka pasangan kandidat yang memiliki jargon ‘OKI Berbenah’ tersebut secara persyaratan dukungan calon kandidat sudah terpenuhi sebanyak 9 kursi di parlemen. Dimana Partai Hanura memiliki 4 anggota DPRD OKI. Sedangkan Partai Golkar memiliki kekuatan 5 kursi DPRD OKI.

Bahkan, tidak menutup kemungkinam Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai PKS yang akan berkoalisi mengusung Azhari-Qomarus. Bakal Calon Bupati OKI, H Azhari Efendi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/11/2017), mengaku sangat bersyukur atas keluarnya SK dari DPP Hanura yang mengusung dirinya berpasangan dengan H Qomarus Zaman sebagai kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati OKI.

“Iya pak. Alhamdulillah baru saja saya terima SK nya dari DPP Hanura,” tutur Azhari seraya berucap segera nyusul SK dari Partai Gerindra tidak lama lagi, karena dirinya sudah bertemu Ketua Bapilu wilayah Sumatera Jawa, Edhy Prabowo dari Partai Gerindra.

Menurut Azhari, dengan hadirnya SK dari Partai Hanura ini akan memastikan langkah untuk maju dalam pilkada OKI.

“Insya Allah dipastikan kami akan berkompetisi dalam proses pilkada 2018 ini. Tentunya itu semua demi mewujudkan OKI berbenah, sesuai dengan apa yang dicita-citakan. Amin,” ucap Azhari.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Tim Penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati OKI DPC Parta Hanura OKI, H Agus Masnanto, SP MP enggan menanggapi serius keluarnya rekomendasi tersebut dan mengarahkan awak media untuk mengkonfirmasi langsung dengan Ketua DPC Partai Hanura OKI, Drs H Kamaluddin MSi.

“Ya mas, coba tanya langsung Ketua DPC,” tutur Agus singkat yang jelas kalau sudah ada keputusan dari DPP kita terima. Pasangan Aqor secara resmi telah diusung oleh dua partai politik yakni Golkar dan Hanura. Sedangkan parpol lain mengisyaratkan akan bergabung namun masih menunggu SK dari DPP.

Ketua DPD II Golkar OKI Bakri Tarmusi SE didampingi RM Edikari (Sekretaris) mengatakan, secara resmi memang baru 2 parpol yang memberikan dukungan kepada AQOR. Parpol lain juga sudah menyatakan secara resmi dukungannya, hanya saja masih menunggu penerimaan SK.

Adapun SK DPP yang telah diterima pasangan Azhari-Qomarus antara lain Partai Golkar SK NO: R-487/GOLKAR/X/2017 TGL 24 OKT 2017 yang ditandatangani Ketua Umum Satya Novanto dan Sekjen Idrus Marham, serta SK DPP Partai Hanura dengan nomor : SKEP/B/018/DPP-HANURA/X/2017 TGL 31 OKT 2017 yang ditandatangani Ketum DR Oeman Sapta dan Sekjen Sarifuddin Sudding.

Azhari Effendi merupakan putra Pantai Timur OKI dan Ketua Presidium pemekaran Pantai Timur menjadi DOB. Kesehariannya, Azhari bukanlah kader Parpol manapun. Ia adalah pengusaha perkebunan di OKI dan daerah lain. Sedangkan Qomarus Zaman asli warga Kayuagung juga bukan kader Parpol manapun. Ia adalah mantan birokrat dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas Pendidikan OKI.

Berita Terpopuler

Katokito adalah portal yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman. Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sepekan, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara.

Copyright © 2018 katokito.

To Top