Loading...
Daerah

Menteri Perhubungan Himbau Masyarakat Tidak Terbangangkan Balon Udara, Pelaku Bisa Terjerat Pidana



Menteri Perhubungan Himbau Masyarakat Tidak Terbangangkan Balon Udara, Pelaku Bisa Terjerat Pidana

TRIBUNJAMBI.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat yang punya tradisi menerbangan balon udara saat perayaaan Idul Fitri melakukannya tidak lebih dari ketinggian 150 meter.

Pasalnya, balon udara di atas ketinggian tersebut bisa membahayakan keselamatan penerbangan pesawat udara.

Menurut Budi, bagi pelaku yang melanggar ketentuan bisa dituntut melalui jalur hukum.

“Pada dasarnya penggunaan balon itu dilarang bahkan pemerintah bisa menuntut secara pidana. Oleh karenanya sebelum itu dilakukan hentikan kegiatan kegiatan itu,” kata Budi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019).

Budi menyarankan masyarakat yang hendak menerbangan balon udara besar bisa mengikuti festival-festival yang diadakan pihak terpercaya. Sebagai contoh, “Java Traditional Balloon Festival” di Pekalongan yang diadakan Airnav pada Rabu (12/6) mendatang.

Baca: Open House Presiden Jokowi, Para Menteri dan Kapolri Mengantri Sambil Bermaafan

Baca: Lebaran Ala Aktor India Shah Rukh Khan, Rumahnya Sampai Dipenuhi Ratusan Orang

Baca: Kasus Mutilasi di Ogan Ilir Sumsel, Korban Tak Pulang Sejak 5 Juni, Kepala dan Tangan Telah Putus

“Kalau mau minggu depan ikut saja di Pekalongan. Kalau di Pekalongan itu besarannya ditentukan dan pakai tali sehingga dia terbang terkendali. Tidak boleh ada satu balon yang terbang tidak beraturan,” ujarnya.

Menurut Budi pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak penegak hukum terkait yaitu Polri dan TNI di daerah tersebut untuk melakukan operasi pencarian pada masyarakat yang melepaskan balon udara secara liar.

Bila terbukti melanggar hukum, maka akan dilakukan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Ini kalau dibiarkan, selain menggangu pesawat yang terbang, juga menjadi kualifikasi yang kurang baik bagi negara kita, kita kan inginnya jadi negara yang dihargai dunia. Jadi kita akan lakukan suatu kegiatan law enforcement dan imbauan pada masyarakat, pungkasnya.

Menurut laporan yang diterima dari AirNav Indonesia sebagai lembaga penyelenggara navigasi penerbangan nasional, pada H Idul Fitri 5 Juni kemarin, ada laporan pilot (pilot report/ pirep) yang melihat ada sejumlah balon berukuran besar yang dilepaskan di Kecamatan Kretek Kabupaten Wonosobo dan juga di Kabupaten Batang, keduanya di Jawa Tengah dan berada di ketinggian jelajah pesawat.

Baca: Penerapan One Way Arus Balik Dimulai Besok, Jumat 7 Juni 2019 Jam 12 Siang

Baca: Postingan Terbaru Cinta Laura Setelah Foto Vulgarnya Sempat Beredar di Akun Mantan Kekasih

TONTON VIDEO: Jembatan Rawa Karindangan jadi Alternatif Tempat Berwisata di Tanjabar

IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terbangkan Balon Udara Liar Bisa Dipidana





Sumber

Loading...

Berita Terpopuler

Katokito adalah portal yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman. Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sepekan, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara.

Copyright © 2019 katokito.

To Top