Berita

Politisi Golkar Bobby Rizaldi: Pergantian Panglima TNI, Jangan Benturkan Presiden dengan Gatot

KatoKito.com – Anggota Fraksi Partai Golkar dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bobby Rizaldi  memandang, tekanan   pergantian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo adalah upaya segelintir orang yang hendak membenturkan Panglima TNI dengan Presiden.

“Itu upaya membenturkan Panglima TNI dengan Presiden. Apakah ada pelanggaran atas tugas dan kewajiban Panglima TNI yang diatur dalam pasal 15 UU 34 tahun 2004? Janganlah seperti ada TNI ‘phobia’ pada era reformasi sekarang. Segala Urusan  terkait kebijakan pertahanan selalu dikritik,  namun Presiden lebih pahamlah. Tidak harus didesak-desak,” katanya, Selasa (14/11/2017).

Menurutnya, pergantian Panglima TNI sepenuhnya di tangan Presiden RI Joko Widodo. Dia pun mempercayai bahwa Presiden sudah tentu mempunyai nama-nama kandidat penganti Gatot tanpa diketahui khalayak.

“Itu terserah Presiden, memang masa bhakti Jenderal Gatot pensiun Maret tahun depan, namun apa urgensinya buru-buru mencari penggantinya?” paparnya.

Mengacu pada UU TNI pasal 13 ayat 4, jelas Bobby, calon penggantinya salah satu dari 3 Kepala Staf Angkatan. Meski begitu, bila Presiden mempunyai kandidat di luar itu, menurutnya tak menjadi soal. Namun dengan catatan harus menjadi Kepala Staf Angkatan walaupun cuma 1 hari saja.

“Memang kondisi seperti ini dapat diartikan 2 hal. Pertama, Presiden telah mempunyai pilihan di antara Kepala Staf yang ada atau sedang mencari kandidat lainnya diluar yang ada saat ini. Bisa saja seperti di POLRI, terobosan yang dilakukan Presiden,” ungkapnya.

Politisi Golkar tersebut menambahkan, Komisi I DPR sifatnya menunggu keputusan dari Presiden. Dia pun meminta supaya semua pihak tak meributkan persoalan pergantian ini.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan pensiun pada Maret 2018. Sebelumnya, Ketua Setara Institute Hendardi menilai, pergantian Panglima TNI dapat dipercepat.

Percepatan tersebut menurut keterangan dari Hendardi, perlu lakukan mengingat banyaknya kegaduhan yang ditimbulkan sejak Gatot membicarakan permasalahan politik.

“Selian proses di DPR yang lumayan lama, menyegerakan penggantian Panglima TNI akan mempercepat penuntasan agenda reformasi TNI, yang sejak kepemimpinan Gatot malah stagnan dan bahkan seperti kemunduran sebab hasrat politik sang panglima yang mengemuka sebelum waktunya,” papar Hendardi.

Berita Terpopuler

Katokito adalah portal yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman. Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sepekan, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara.

Copyright © 2018 katokito.

To Top