Berita

Sarolangun Miliki Bendungan Raksasa di Batang Asai Mampu Aliri 5 Ribuan Hektar Sawah

KatoKito.com – Mega proyek bendungan Irigasi skala besar di Batang Asai tepatnya Desa Tujuh Kecamatan Cermin Nan Gedang, Sarolangun-Jambi memang telah lama dinanti warga. Rabu (15/11) kemarin, proyek ini akhirnya mulai dikerjakan.

Bupati Sarolangun Cek Endra lansung mendampingi Direktur Irigasi Kementerian PU dan PERA ke lokasi proyek untuk pemasangan batu pertama sebagai tanda pekerjaan dimulai.

Bupati Sarolangun H Cek Endra usai acara peletakan batu pertama kepada sejumlah wartawan mengakui, bendungan Batang Asai ini adalah bendungan yang sekitar ini dinanti-nantikan oleh masyarakat sarolangun. Yang peletakan batu pertama nya tanda dimulainya pembangunan dilaksanakan oleh Direktur Irigasi Kementerian Pu dan Pera. Dia menjelaskan dalam perencanaannya, pembangunan irigasi raksasa ini yang dapat mengaliri persawahan masyarakat sekitar 5850 Hektar.

“Alhamdulillah, yang selama ini kita nanti-nantikan hari ini dimulai pembangunanya,”kata Cek Endra.

Dikatakanya, peletakan batu pertama Pembangunan ini dihadiri oleh Direktur Irigasi PU dan Pera RI. “Beliau sengaja haidir disini, meletakkan batu pertama bertanda dimulainya bendungan batang asai.”kata cek Endra.

Bupati Sarolangun ini juga berharap dengan bendungan Irigasi Batang Asai ini, nantinya bisa bermamfaat untuk masyarakat Sarolangun. Karena kapasitas Bendungan Batang Asai yang dibangun melalui dana APBN ini mampu mengaliri seluas 5850 hektar areal persawahan warga.

“Bendungan ini sangat strategis dan banyak mamfaat guna kemajuan di sarolangun. Jadi saya mohon dukungan masyarakat,kades,camat dan tokoh masyarakat agar pembangunan bendungan ini lancar dan selesai tepat pada waktunya.”harap Cek Endra lagi.

Dikatakan Cek Endra, dalam proses pembangunan Bendungan Batang Asai, yang akan menghabiskan anggaran selama tiga tahun setera anggaran APBD Kabupaten Sarolangun dalam kurun satu tahun APBD.

“Ini akan mengunakan tiga tahun anggaran hingga 2019 namun masa kerjanya dua tahun insya alloh ini selesai. Dan satu tahun anggaran sebanyak Rp 160 Miliar jika ditotalkan hamper satu kali APBD Sarolangun,”ucap Cek Endra dengan penuh senyum mendapat suntikan anggaran yang besar dari pusat untuk pembangunan Kabupaten Sarolangun.

CE akui masih ada beberapa hal yang belum selesai. Namun hal itu tidak menghambat pembangunan Bendungan irigasi. Seperti sisa-sisa pembebasan lahan untuk jaringan-jaringan irigasi yang dibawah lebih kurang 9 Km.

“Yang belum sisa-sisa jaringan irigasi bagian bawah sekitar 9 Km, ini belum selesai karena masih proses pengukuran,”terangnya.

Dirincikannya, untuk luas lahan secara keseluruhan, tapak Bendungan Batang Asai menghabiskan lahan seluas 14 hektar dan 25 Km untuk saluran irigasi.

Berita Terpopuler

Katokito adalah portal yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman. Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sepekan, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara.

Copyright © 2018 katokito.

To Top